Target Menteri PU: Huntara Bener Meriah Rampung dan Siap Huni Minggu Pertama Ramadan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) modular bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dapat segera ditempati pada awal bulan Ramadan tahun ini.

Menteri PU, Dody Hanggodo, memastikan hal tersebut setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Sabtu (7/2/2026).

Hingga saat ini, progres pembangunan dilaporkan berjalan sesuai jadwal guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi warga yang kehilangan hunian akibat bencana.

Proyek huntara ini berdiri di atas lahan seluas tiga hektare dengan mengadopsi teknologi konstruksi baja prefabrikasi. Secara teknis, kawasan ini terdiri dari 19 blok hunian dengan total luas bangunan mencapai 4.855 meter persegi.

Fasilitas ini dirancang untuk menampung hingga 228 kepala keluarga, meskipun pada tahap awal ini prioritas diberikan kepada 202 kepala keluarga yang telah terdata siap untuk melakukan relokasi dalam waktu dekat.

Selain unit hunian, kementerian juga memastikan ketersediaan utilitas dasar dan fasilitas sanitasi yang memadai. Terdapat 114 unit shower dan kloset, fasilitas khusus bagi penyandang difabel, serta jaminan pasokan air bersih dan aliran listrik dari PLN.

Kawasan ini didesain secara terintegrasi dengan menyediakan ruang publik, mushola, dan area parkir guna menunjang aktivitas sosial serta ibadah masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Menteri Dody menegaskan bahwa penyediaan huntara modular ini merupakan langkah darurat yang menjadi fondasi sebelum pemerintah membangun hunian tetap (huntap) yang lebih permanen dan berkelanjutan.

Dengan percepatan ini, pemerintah berharap beban psikologis dan sosial masyarakat terdampak dapat berkurang melalui ketersediaan tempat beralih yang aman, nyaman, dan representatif di jantung wilayah Bener Meriah.