Viral Fortuner Diamuk Massa di KH Mas Mansyur, Polisi Sebut Sopir Diprovokasi Pengendara Motor

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kasus amuk massa terhadap pengemudi mobil Toyota Fortuner di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kini memasuki babak baru.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa insiden tersebut berawal dari cekcok mulut antara pengemudi mobil dengan sejumlah pengendara sepeda motor.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap sopir Fortuner berinisial ES (44), mobil tersebut ternyata sempat ditabrak terlebih dahulu oleh seorang pemotor.

Kapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Dhimas Prasetyo, menjelaskan bahwa pengendara motor tersebut kemudian terus mengejar korban sambil meneriakkan tuduhan tabrak lari.

Teriakan provokatif itu langsung memancing massa di sepanjang jalan untuk ikut melakukan pengejaran dan perusakan kendaraan secara membabi buta.

Aksi Penghadangan dan Kondisi Linglung Korban

Dalam rangkaian pengejaran tersebut, laju mobil Fortuner sempat berhasil dihentikan oleh kerumunan massa di tengah perjalanan.

Pada momen penghadangan itu, terjadi keributan besar yang mengakibatkan pengemudi mengalami luka di kepala serta kerusakan fisik pada mobilnya.

Sopir Fortuner yang terluka akhirnya nekat memacu kembali kendaraannya ke arah Tanah Abang hingga terpojok di tempat kejadian perkara (TKP) akhir.

Sebelumnya, rekaman video amatir yang memperlihatkan detik-detik mencekam saat massa menghancurkan kaca mobil tersebut sempat viral di media sosial.

Beruntung, korban beserta kendaraannya langsung diamankan oleh Anggota SPKT Polsek Metro Tanah Abang, Briptu Deri, yang berada di sekitar lokasi.

Saat dievakuasi ke mapolsek, petugas mendapati kondisi korban ES dalam keadaan linglung dan kebingungan seperti orang yang tidak nyambung saat diajak bicara.

Akibat kondisi psikologis yang belum stabil tersebut, penyidik sempat kesulitan menggali keterangan runtut guna pembuatan berkas Laporan Polisi (LP).

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku perusakan.

Pihak Polsek Metro Tanah Abang juga terus berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan serta Polsek Tebet yang diduga kuat menjadi lokasi awal mula keributan.

Komentar