Wamenaker Afriansyah Noor Tekankan Pentingnya Budaya K3 di Kawasan Industri Morowali

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong peningkatan kematangan budaya keselamatan kerja sebagai langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan kerja.

Langkah ini diambil guna mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, serta berdaya saing tinggi.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyampaikan hal tersebut saat membuka Penilaian Budaya K3 di PT Indonesia Morowali Industrial Park.

Afriansyah menegaskan bahwa pembangunan ketenagakerjaan harus menjamin setiap pekerja mendapatkan perlindungan yang aman and bermartabat.

Penerapan K3 dinilai harus menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan seluruh sektor industri nasional.

Meskipun tren kecelakaan menunjukkan penurunan namun risiko kerja tetap menjadi tantangan nyata bagi dunia usaha dan industri.

Data tercatat menunjukkan jumlah kasus kecelakaan kerja pada tahun 2024 sebanyak 462.241 kasus dan menurun menjadi 319.382 kasus pada tahun 2025.

Upaya pencegahan kecelakaan kerja dinilai tidak cukup hanya dengan memenuhi aspek administratif dan kepatuhan terhadap regulasi semata.

Diperlukan transformasi mendasar melalui pembentukan budaya keselamatan yang tertanam kuat dalam nilai-nilai organisasi.

Budaya keselamatan yang matang akan mendorong perilaku kerja yang lebih aman serta pengendalian risiko yang lebih efektif.

Organisasi dengan tingkat kematangan keselamatan yang tinggi terbukti memiliki kinerja keselamatan yang jauh lebih baik.

Instrumen penilaian ini menjadi sangat penting untuk mengetahui kondisi aktual sekaligus menentukan langkah perbaikan yang terukur.

Pemerintah mengapresiasi pelaksanaan penilaian budaya keselamatan di kawasan IMIP sebagai investasi jangka panjang ekosistem industri.

Seluruh pemangku kepentingan didorong untuk segera menyusun rencana aksi yang jelas guna memperkuat kepemimpinan keselamatan.

Keberhasilan peningkatan budaya ini membutuhkan komitmen kuat dari seluruh pihak mulai dari manajemen hingga serikat pekerja.

Kawasan IMIP diharapkan menjadi contoh kawasan industri dengan budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang matang serta berkelanjutan.

Penguatan budaya K3 diyakini tidak hanya melindungi pekerja tetapi juga meningkatkan produktivitas serta daya saing industri Indonesia.

Komentar