Kepemimpinan Yang Memanusiakan Manusia

Rully Rahadian

JurnalPatroliNews – Jakarta,- Dalam kepemimpinan, seorang pemimpin harus memiliki sikap memanusiakan manusia. Selain secara kodratnya manusia diciptakan sama dan sejajar dengan manusia lainnya, kepempinan yang memanusiakan manusia jelas akan meningkatkan produktivitas dan motivasi manusia-manusia yang dipimpinnya.

Sebagai bangsa yang berbudaya, seorang pemimpin di Indonesia tentunya harus mengedepankan nilai-nilai memanusiakan manusia, karena sejak dahulu, para leluhur kita selalu mengajarkan berbagai perihidup diantaranya yang tepenting adalah Memanusiakan manusia.

Bacaan Lainnya

Kita mengenaal apa yang disebut Local genius, yang juga memiliki pemahaman sebagai cultural identity, merupakan identitas bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai dengan watak sendiri.

Unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena teruji kemampuannya untuk bertahan dan memiliki karakter sebagai kearifan lokal antara lain :

(1) terbangun berdasarkan pengalaman;

(2) teruji setelah digunakan selama berabad-abad;

(3) dapat disesuaikan dengan budaya sekarang;

(4) lazim dilakukan oleh individu dan masyarakat;

(5) bersifat dinamis; dan sangat terkait dengan sistem kepercayaan.

Dalam ranah kepemipinan, Politik dan kekuasaan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan, keduanya berjalan beriringan dan tak pernah saling meninggalkan. Politik adalah suatu seni dan ilmu untuk mendapatkan kekuasaan, sedangkan hakikat dari berkuasa adalah alat untuk mewujudkan kebaikan melalui penyelenggaraan pemerintahan.

Pos terkait