JurnalPatroliNews – Jakarta – Pimpinan DPR menyoroti secara mendalam kasus tragis penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6) yang baru terungkap ke publik. Polisi memastikan bahwa pelaku kejahatan tersebut adalah ayah tiri korban, Alex Iskandar. Pada 6 Maret 2025, Alex menculik lalu menghabisi nyawa Alvaro sebelum membuang jasad sang anak.
Motif tindakan keji tersebut, menurut penyidik, berakar dari dendam terhadap istrinya yang dicurigai berselingkuh.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menilai peristiwa ini menggambarkan meningkatnya kekerasan yang menyasar perempuan dan anak—sebuah fenomena yang harus segera ditangani serius oleh negara.
“Kasus seperti ini bukan hanya urusan keluarga atau sekolah. Negara juga punya tanggung jawab besar di dalamnya,” tegas Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 November 2025.
Ia meminta komisi-komisi terkait di DPR untuk memanggil institusi berwenang guna melakukan evaluasi menyeluruh serta merumuskan langkah penanganan yang lebih efektif dan terkoordinasi.














