Tak Mungkin Prabowo Sengsarakan Rakyat Indonesia


JurnalPatroliNews – JAKARTA — Kinerja pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dinilai belum tepat jika langsung disimpulkan gagal dalam waktu singkat. Penilaian tersebut disampaikan Founder Citra Institute, Yusak Farchan.

Menurut Yusak, terlalu dini untuk menarik kesimpulan negatif terhadap pemerintahan yang belum genap berjalan dua tahun.

“Terlalu dini membuat kesimpulan Prabowo gagal sehingga harus dilengserkan sekarang,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Ia menilai, di tengah upaya pemerintah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, situasi global justru sedang tidak stabil. Salah satu faktor utama adalah konflik geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Prabowo dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Yusak juga meyakini bahwa tidak ada niat dari Presiden Prabowo untuk merugikan rakyat. Ia menilai berbagai kebijakan yang diambil pemerintah tetap diarahkan untuk kepentingan publik.

“Saya meyakini tidak ada sedikit pun niat Presiden Prabowo untuk menyengsarakan rakyatnya sendiri. Soal dianggap belum optimal kinerjanya, justru di situlah tantangannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah paling rasional saat ini adalah memberikan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk menyelesaikan masa jabatannya sesuai dengan ketentuan konstitusi.

“Pilihan paling rasional adalah memberikan waktu bagi Presiden Prabowo untuk memimpin hingga selesai sesuai konstitusi,” pungkasnya.