JurnalPatroliNews – Jakarta -Proyek pembangunan Jembatan Armco di Desa Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, kini telah memasuki babak akhir. Hingga Rabu (4/3/2026), progres pengerjaan infrastruktur tersebut dilaporkan sudah menyentuh angka 92 persen.
Keberadaan jembatan ini menjadi sangat krusial untuk menormalkan kembali mobilitas masyarakat serta mendukung denyut ekonomi para nelayan di wilayah setempat.
Pengerjaan konstruksi ini dilakukan oleh para prajurit dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW jajaran Kodam V/Brawijaya yang sedang menjalankan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Aceh. Sejak dimulai pada 16 Februari 2026 lalu, tim di lapangan bekerja secara intensif dengan target penyelesaian total pada 5 Maret 2026.
Secara teknis, jembatan ini memanfaatkan dua unit silinder culvert Armco dengan spesifikasi panjang masing-masing 5 meter dan diameter 2 meter.
Penggunaan silinder ini berfungsi sebagai saluran utama aliran air yang efektif. Tahapan pengerjaan kini difokuskan pada penimbunan material pilihan, pemadatan badan jalan, serta penguatan struktur oprit untuk memastikan jembatan kokoh dan aman saat dilintasi kendaraan.
Jalur yang tengah dibangun ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Desa Bangka Jaya dengan Desa Kaude Krueng Geukueh.
Selain bagi warga umum, akses ini merupakan jalur utama bagi para nelayan dan petambak dalam mendistribusikan hasil laut serta tambak ke pasar, yang selama ini terkendala akibat keterbatasan infrastruktur.
Pihak Yonzipur 5/ABW menegaskan komitmennya untuk merampungkan pekerjaan sesuai jadwal sebagai bentuk dedikasi TNI AD dalam pembangunan daerah.
Dengan segera difungsikannya jembatan ini, konektivitas antardesa di Kecamatan Dewantara diharapkan pulih sepenuhnya, sehingga produktivitas dan kesejahteraan ekonomi warga dapat meningkat kembali secara signifikan.














