JurnalPatroliNews – Jakarta -TNI Angkatan Darat melalui jajaran Kodim 0208/Asahan terus memacu penyelesaian pembangunan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Sei Buah Keras dengan Desa Durian, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.
Hingga Rabu (4/3/2026), progres fisik proyek strategis tersebut dilaporkan telah menyentuh angka 88 persen dan ditargetkan segera beroperasi dalam waktu dekat.
Saat ini, fokus utama pekerjaan di lapangan adalah penguatan struktur konstruksi jembatan yang sebelumnya telah terbentang.
Langkah ini dilakukan guna memastikan aspek keamanan dan kekuatan jembatan dalam menahan beban kendaraan, mengingat jalur tersebut merupakan urat nadi bagi mobilitas warga sekaligus jalur distribusi ekonomi dan aktivitas sosial antardesa.
Pembangunan infrastruktur ini merupakan kolaborasi intensif antara personel Koramil 01/Medang Deras bersama tim teknisi ahli dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 1/Dhira Dharma.
Selain keterlibatan militer, partisipasi aktif masyarakat setempat serta dukungan fasilitas satu unit alat berat ekskavator dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara menjadi faktor krusial dalam mempercepat pengerjaan.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa percepatan ini adalah wujud nyata komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah memulihkan akses infrastruktur yang sempat terhambat.
Pembangunan jembatan sementara tipe Bailey ini dipilih karena efisiensi waktu pengerjaannya namun tetap memiliki standar keamanan yang tinggi untuk kebutuhan darurat maupun permanen terbatas.
Menurut Asrul, sinergi yang terjalin kuat antara satuan kewilayahan, unsur zeni, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal utama keberhasilan proyek ini.
Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat segera memutus keterisolasian warga dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan serta kelancaran transportasi di wilayah Kabupaten Batu Bara.














