JurnalPatroliNews – Jakarta – Kapal Republik Indonesia (KRI) Sultan Thaha Syaifuddin-376 (KRI STS-376) sukses mengevakuasi kapal kargo kayu KM Berkat Nikmat Ilahi yang mengalami gangguan mesin dan sempat terombang-ambing selama dua hari di wilayah timur laut Pulau Kateman. Operasi penyelamatan dilakukan pada Rabu (6/8/2025) setelah kapal TNI AL itu menerima sinyal darurat melalui radar dan saluran radio.
Tanpa menunda waktu, KRI STS-376 langsung melakukan manuver penarikan (towing) terhadap kapal yang mengalami kerusakan, dan membawanya menuju pelabuhan terdekat di kawasan Sungai Guntung. Seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian materiil dari insiden ini.
Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada I (Guspurla Koarmada I), Laksamana Pertama TNI Nurlan menyatakan bahwa setiap unsur kapal perang TNI AL di bawah komandonya harus senantiasa dalam kondisi siaga untuk memberikan bantuan kepada pelaut atau pengguna laut lainnya yang menghadapi kesulitan.
“Selain menjaga keamanan jalur pelayaran nasional, kami juga berkomitmen hadir saat masyarakat di laut membutuhkan pertolongan,” ujar Nurlan.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dalam kesempatan terpisah, kembali menekankan pentingnya peran prajurit TNI AL dalam mendukung keselamatan masyarakat maritim.
“Prajurit TNI AL harus tanggap terhadap setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat di sekitar mereka, termasuk dalam situasi darurat di laut,” tegasnya.
Insiden ini menjadi salah satu bukti kesiapsiagaan armada laut Indonesia dalam menjalankan fungsi kemanusiaan di tengah tugas-tugas pengamanan perairan nasional.














