JurnalPatroliNews – Tangerang Selatan – Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI (KODIKLAT TNI) resmi mengoperasikan bangunan dan fasilitas pendidikan Sekolah Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (PAPK) TNI di kawasan Serpong, Tangerang, Senin (29/12/2023). Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia bersama Panglima TNI.
Kegiatan peresmian ini turut dihadiri Wakil Panglima TNI, Komandan KODIKLAT TNI Letjen TNI Naudi Nurdika, serta sejumlah pejabat utama di lingkungan TNI dan Kementerian Pertahanan RI. Kehadiran para pimpinan TNI dan Kemhan menandai pentingnya penguatan sistem pendidikan perwira prajurit karier sebagai bagian dari pembangunan kekuatan pertahanan negara.
Sekolah PAPK TNI dirancang sebagai pusat pendidikan awal bagi calon perwira prajurit karier TNI, dengan dukungan fasilitas pendidikan yang representatif dan terintegrasi. Pembangunan serta pengembangan sarana ini menjadi bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI agar semakin profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap dinamika ancaman masa depan.
Dalam laporannya kepada Menteri Pertahanan RI, Komandan KODIKLAT TNI menjelaskan bahwa kompleks KODIKLAT TNI memiliki sejarah panjang sejak dibangun pada tahun 1980. Awalnya, kawasan tersebut difungsikan sebagai markas Pusat Intelijen Strategis TNI (Pusintelstrat/Bais TNI). Setelah Bais TNI berpindah ke lokasi baru, gedung tersebut kemudian direnovasi dan resmi digunakan oleh KODIKLAT TNI sejak tahun 2010 hingga saat ini.
Letjen TNI Naudi Nurdika juga memaparkan bahwa KODIKLAT TNI memegang peran sentral dalam penyelenggaraan pembinaan doktrin, pendidikan, dan latihan TNI yang bersifat trimatra terpadu. Saat ini, KODIKLAT TNI menyelenggarakan berbagai program pendidikan, antara lain Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI, pendidikan Sepa PSDP Penerbang, serta pendidikan pengembangan spesialisasi yang mencakup matra Darat, Laut, dan Udara.
Usai peresmian, Menteri Pertahanan RI dalam keterangannya kepada awak media menegaskan pentingnya penerapan sistem pembinaan karier berbasis meritokrasi di lingkungan TNI. Menurutnya, seluruh perwira harus dinilai berdasarkan kapasitas, kompetensi, dan prestasi, tanpa membedakan latar belakang sumber perwira maupun jalur pendidikan yang ditempuh.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri Pertahanan RI bersama Panglima TNI dan Komandan KODIKLAT TNI juga meninjau langsung berbagai fasilitas Sekolah PAPK TNI, mulai dari gedung pendidikan, ruang kelas, barak siswa, ruang makan, dapur, hingga fasilitas pendukung pendidikan lainnya.
Peresmian Sekolah PAPK TNI ini sekaligus menegaskan posisi strategis KODIKLAT TNI sebagai pilar utama pembinaan doktrin, pendidikan, dan latihan TNI dalam mencetak perwira prajurit karier yang profesional, modern, dan siap menghadapi tantangan tugas pertahanan negara ke depan.













