JurnalPatroliNews – Jakarta – Misi kemanusiaan Satgas Garuda Merah Putih-II di Jalur Gaza kembali diperpanjang hingga 28 Agustus 2025, dari yang semula dijadwalkan berakhir 24 Agustus. Perpanjangan ini menandai konsistensi Indonesia dalam menyalurkan bantuan bagi masyarakat Palestina.
Pada Kamis (21/8/2025), dua pesawat C-130 J Super Hercules dengan nomor ekor A-1339 dan A-1344 kembali melakukan operasi airdrop di langit Gaza. Sebanyak 68 bundel bantuan berisi makanan siap saji dan obat-obatan berhasil dijatuhkan. Total bantuan sejak hari pertama sudah mencapai lebih dari 61 ton, dengan rincian 17,8 ton di hari pertama, 10,3 ton di hari kedua, 22,4 ton pada hari ketiga dan keempat, serta 11,2 ton di hari kelima.
Setiap paket bantuan dipasangi kotak pengaman dan parasut khusus agar tetap utuh ketika mendarat di wilayah Gaza, sehingga bisa langsung dimanfaatkan warga.
Sebanyak 66 personel Satgas terus bekerja tanpa kenal lelah. Mereka menyiapkan logistik setiap hari, lalu menempuh penerbangan sekitar 4 jam 20 menit dari Yordania menuju Gaza demi memastikan bantuan tiba di titik sasaran.
Suara gemuruh pesawat di langit Gaza menjadi pertanda hadirnya harapan baru. Bagi Satgas Garuda, misi ini bukan sekadar operasi militer, tetapi panggilan kemanusiaan sebuah keyakinan bahwa setiap anak Palestina berhak atas kehidupan yang layak, penuh harapan, dan bebas dari penderitaan.














