TNI Siapkan Strategi Komunikasi Responsif untuk Menangi Opini Publik di Ruang Digital

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Penerangan (Rakornispen) TNI Tahun Anggaran 2026.

Acara yang digelar di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Cilangkap, pada Jumat siang ini dilaksanakan secara hibrida, mempertemukan para Kepala Dinas Penerangan Angkatan serta seluruh pejabat penerangan di jajaran TNI.

Dalam arahannya, Kapuspen TNI menekankan bahwa Rakornispen tahun ini memegang peranan krusial di tengah pergeseran pola peperangan modern.

Saat ini, konflik tidak lagi hanya terjadi di medan fisik, namun telah meluas ke ruang informasi, digital, dan kognitif.

Media dan informasi kini menjadi instrumen utama yang digunakan untuk memengaruhi persepsi masyarakat serta legitimasi sebuah institusi.

Menyikapi dinamika tersebut, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menginstruksikan seluruh jajaran penerangan TNI untuk terus meningkatkan kapasitas dalam menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rakornispen 2026 diharapkan menjadi momentum untuk membangun sistem kerja yang lebih terintegrasi guna menciptakan narasi proaktif yang mampu menjaga kredibilitas TNI di mata publik.

Selain penguatan internal, TNI juga menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik. Institusi memastikan akses informasi bagi masyarakat luas tetap terbuka secara transparan dan akuntabel, namun dengan tetap memegang teguh kerahasiaan pada informasi yang bersifat strategis bagi pertahanan negara.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Waasintel Panglima TNI Laksma TNI A.A. Oka Wirayudha dan Dansatsiber TNI Brigjen TNI J.O. Sembiring.

Kehadiran para pakar intelijen dan siber ini bertujuan untuk membekali personel penerangan dengan wawasan mendalam mengenai ancaman siber dan manajemen informasi strategis demi kepentingan bangsa dan negara.