Vaquita: Mamalia Laut Paling Terancam di Dunia, Masih Dapat Diselamatkan, Mmenurut Studi Genetika

Porpoise vaquita hanya tinggal 10 ekor di dunia dan hampir punah. Foto: PAULA OLSON

JurnalPatroliNews – Mamalia laut yang paling terancam keberadaanya di dunia masih punya peluang untuk bertahan walaupun hanya ada sekitar 10 ekor di alam, menurut studi genetika.

Porpoise vaquita diambang kepunahan namun para ilmuwan mengatakan tes DNA menunjukkan populasi mamalia ini secara genetika masih memungkinan bertahan.

Jenis mamalia ini hanya hidup di Teluk Meksiko, California.

Namun, keberlangsungannya terancam karena ditangkap dengan menggunakan jaring besar yang dikenal sebagai gillnets atau jaring insang.

“Studi yang kami lakukan secara sangat jelas menunjukkan bahwa vaquita memiliki peluang sangat bagus untuk mencegah kepunahan, bila kita dapat melindungi dengan mencabut jaring insang dari habitat mereka,” kata peneliti studi, Dr Jacqueline Robinson dari University of California, San Francisco.

Ia mengatakan tak ada alasan untuk menyimpulkan bahwa vaquita akan segera punah karena sangat kecilnya populasi yang ada.

“Itu semua tergantung pilihan kita dan tindakan kita untuk memberikan vaquita, peluang untuk hidup,” tambahnya.

Sebagian kalangan sudah putus asa untuk mempertahankan vaquita, dengan menyatakan walaupun spesies ini dapat dilindungi dari ancaman jaring penangkap ikan, dampak kelangsungan mereka untuk dibiakkan tersendiri sangat sulit.

Tetapi studi yang diterbitkan di Science, menyebut vaquita dapat bangkit kembali dari ambang kepunahan, bila habitanya benar-benar dilindungi.

“Mereka memiliki peluang tinggi untuk bertahan selama 50 tahun ke depan, bila mendapatkan perlindungan penuh,” kata Dr Robinson.

Pos terkait