Terima Kasih Jokowi, Ini Tol Tonsea!

Masyarakat memasang spanduk Tol Tonsea pada tol yang menghubungkan Manado-Minut-Bitung.

JurnalPatroliNews-Minut,– Jalan Tol Manado-Bitung siap beroperasi. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik.

“Selain itu juga dapat meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga akan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru,” kata Basuki dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2020).

Bacaan Lainnya

Selain itu, Tol Manado-Bitung akan memangkas waktu tempuh dari Manado ke Bitung dan sebaliknya dari sebelumnya 90 menit menjadi sekitar 30-45 menit.

Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Kabupaten Minahasa Utara (Minut) berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah membangunan jalan tol di Sulut.

Warga berharap, jalan yang dibangun hampir 100% di wilayah Kabupaten Minut ini dinamai Tol Tonsea.

“Buat Bapak Presiden Joko Widodo kami masyarakat Minahasa utara menyampaikan rasa bangga dan terima kasih banyak atas pembangunan Tol Tonsea. Kami bangga sekali daerah Sulut terkhusus Minahasa Utara memiliki Tol Tonsea yang akan diresmikan bapak pesiden daam waktu dekat ini. Amin,” ujar Billy Batantian, warga Minut.

Penamaan jalan Tol Tonsea dinilai sangat wajar.
Lydia Katuuk, budayawan Minahasa Utara menilai, jauh ini penamaan Tonsea sebagai sub etnis utama di Minut, sejauh ini belum ada.

“Kapan lagi kita menghargai warisan leluhur kita? Sub etnis Tonsea jika dilupakan terus bisa-bisa hilang lenyap dari permukaan bumi,” ujar Lydia.

Masyarakat Minut mendesak agar dinamakan Tol Tonsea.

Terpantau, Selasa (21/7/2020), masyarakat telah memasang spanduk bertulis ‘Selamat datang di Jalan Tol Tonsea’.

Beberapa titik tol juga dipasang spanduk ‘Jalan Tol Tonsea’.

Sebagai informasi, Tol Manado-Bitung dibangun dalam dua seksi, yaitu Ring Road Manado-Sukur-Airmadidi hingga Kauditan (21 kilometer) dikerjakan oleh Kementerian PUPR dan untuk Seksi 2 Airmadidi-Bitung (25 kilometer) dikerjakan PT Jasa Marga Manado Bitung.

Ruas selanjutnya yang juga akan selesai konstruksinya adalah pada seksi 2 segmen 2A ruas Airmadidi-Danowudu (11,5 kilometer).

Saat ini progresnya 98,22 persen dengan target selesai Juli 2020 dari Airmadidi-Kauditan, dan Kauditan-Danowudu pada September 2020.

Dukungan pemerintah untuk pembiayaan konstruksi seksi 1 sebesar Rp3 triliun, merupakan instrumen untuk meningkatkan kelayakan investasi Jalan Tol Manado-Bitung.

Sementara untuk seksi 2 dibangun menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi Rp6,19 triliun.

Jalan tol ini dilengkapi dengan lima Simpang Susun (SS) yaitu, SS Manado SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung.

Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini juga akan menjadi faktor pendorong berkembangnya kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Manado-Bitung-Likupang yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

KSPN ini menjadi salah satu dari 5 KSPN prioritas yang akan dikembangkan tahun 2020.

(Finda Muhtar)

Pos terkait