KKB Diduga Terlibat Penembakan Pekerja PT TJP di Intan Jaya, Papua Tengah

JurnalPatroliNews – Jakarta – Seorang pekerja PT TJP, Anselmus Arfin (25), tewas dalam sebuah insiden penembakan yang diduga melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Ndugusiga, Kabupaten Intan Jaya.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu pagi ketika korban, bersama empat rekannya, sedang melakukan pengukuran jalan menggunakan traktor di perbatasan Kampung Ndugusiga dan Bambu Kuning.

Tiba-tiba, terdengar suara letusan tembakan dari arah kiri jalan yang mengenai dada kiri korban dan tembus hingga ke punggung. Rekan korban, Muhammad Rasyid, bersama karyawan lainnya segera mengevakuasi Anselmus ke RSUD Sugapa. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.

Petugas dari Satgas Operasi Damai Cartenz yang dipimpin oleh Satgas Gakkum AKP Ojan Prabowo segera melakukan pengejaran bersama TNI.

Mereka juga melakukan pemantauan di RS Sugapa serta berkoordinasi dengan pihak perusahaan. Berdasarkan hasil pemantauan awal, aksi penembakan ini diduga dilakukan oleh kelompok KKB yang dipimpin oleh Daniel Aibon Kogoya, yang selama ini diketahui sering beroperasi di wilayah Intan Jaya.

Brigjen Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, menegaskan bahwa tindakan kejahatan bersenjata seperti ini tidak hanya mengancam nyawa warga sipil yang bekerja untuk pembangunan, tetapi juga menghambat proses percepatan pembangunan di Papua.

“Negara tidak akan mundur dalam memastikan keamanan dan keberlanjutan pembangunan di wilayah ini,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta.

Sementara itu, Kombes Adarma Sinaga, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan pengamanan di lokasi kejadian dan menempatkan personel di titik-titik rawan. “Kami juga memperkuat patroli agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Tim investigasi saat ini tengah berupaya mengungkap identitas kelompok pelaku dan jaringan yang terlibat dalam aksi kejahatan ini.