JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim atau Nunik, menyatakan dukungan penuh terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam menindak tegas oknum Bea Cukai yang diduga menghambat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hal ini merespons laporan dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman terkait praktik yang merugikan pelaku usaha kecil.
Nunik menegaskan, setiap tindakan yang merugikan UMKM tidak boleh dibiarkan. “Kita selalu mengampanyekan cinta produk dalam negeri, tetapi jika anak negeri sendiri yang menghambat, hal ini sangat kontradiktif,” ujarnya di Jakarta, Minggu (19/10/2025).
Menurut Nunik, pemerintah sudah bekerja keras meningkatkan daya saing UMKM agar dapat naik kelas dan menembus pasar global. Namun, praktik pungutan liar, hambatan birokrasi, dan penyalahgunaan wewenang oleh oknum aparat justru merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Saya sangat mendukung langkah Menkeu Purbaya untuk mengambil tindakan tegas. Ini bukan sekadar soal disiplin, tetapi juga keadilan bagi jutaan pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” katanya.
Sebagai Ketua DPW PKB Lampung sekaligus Sekretaris Fraksi PKB MPR RI, Nunik menegaskan peran UMKM sangat vital bagi ketahanan ekonomi, terutama saat pandemi Covid-19. Ketika banyak sektor terpukul, UMKM tetap bertahan dan menyerap lapangan kerja.
“UMKM adalah pahlawan ekonomi rakyat. Negara harus hadir untuk melindungi, bukan menghambat. Setiap tindakan yang mengganggu perkembangan UMKM harus ditindak tegas dan menjadi pelajaran,” tuturnya.
Nunik juga mendorong Kementerian Keuangan untuk memperkuat pengawasan internal di Bea dan Cukai, serta membuka kanal pelaporan publik agar pelaku usaha kecil dapat melaporkan keluhan tanpa takut intimidasi.
“Penegakan disiplin harus diiringi reformasi birokrasi berkelanjutan. Ini momentum untuk memperbaiki tata kelola dan mengembalikan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk menindak tegas oknum Bea dan Cukai yang merugikan UMKM. Pernyataan itu disampaikan setelah Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan adanya oknum yang membiarkan barang ilegal masuk sehingga merugikan pelaku usaha kecil.
“Kalau ada laporan, lapor ke saya. Saya akan tindaklanjuti. Sebutkan barang dan pelakunya, kami akan selesaikan,” kata Purbaya seusai menghadiri acara 1 Tahun Prabowo-Gibran: Optimism 8 Persen Economic Growth di Jakarta, Kamis (16/10/2025).














