JurnalPatroliNews – Jakarta – Kereta Api (KA) Purwojaya rute Gambir–Kroya mengalami anjlokan di area Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 14.14 WIB. Dua gerbong bagian belakang keluar dari rel, namun seluruh penumpang dinyatakan selamat.
Menurut keterangan resmi PT KAI Daop 1 Jakarta, insiden tersebut terjadi di lintasan Km 56+1/2 saat KA 58F Purwojaya melaju menuju Kroya. Akibat kejadian itu, jalur hulu dan hilir sempat tidak dapat dilalui. Petugas segera melakukan pengamanan dan pemeriksaan teknis di lokasi kejadian.
Sejumlah warga sekitar mengaku panik setelah mendengar suara keras dari arah rel.
“Tadi warga kaget, lihat kereta keluar asap, terus langsung anjlok. Suaranya keras banget kayak ‘brak-brak’. Untungnya enggak ada korban, semua penumpang selamat,” ujar Afifah (21), warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Salah satu penumpang, Ade Harsa (32), menceritakan detik-detik saat kereta anjlok.
“Awalnya kereta agak goyang di rel, terus mendadak ngerem. Kita pikir nabrak sesuatu, ternyata dua gerbong anjlok. Penumpang panik, apalagi yang di gerbong paling belakang karena posisinya miring dekat sungai. Enggak ada yang luka, cuma kaget,” ungkapnya.
PT KAI segera mengevakuasi seluruh penumpang dan menyiapkan kompensasi perjalanan. Penumpang tujuan Yogyakarta dialihkan menggunakan kereta pengganti Taksaka, sementara tujuan Cilacap diantar dengan bus dari Stasiun Kroya.
“Kita diarahkan menunggu kereta pengganti kelas eksekutif. Cuma agak kecewa karena sempat ada opsi naik bus, padahal saya bawa bayi usia satu bulan,” tambah Ade.
Manajemen KAI Daop 1 Jakarta memastikan tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana untuk mengetahui penyebab pasti anjlokan. Petugas gabungan dari KAI, kepolisian, dan TNI juga dikerahkan guna mengamankan area sekitar rel.
Hingga Sabtu sore, jalur antara Stasiun Kedunggedeh dan Lemahabang masih dalam proses normalisasi. Beberapa perjalanan kereta dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk sementara dialihkan ke jalur lain.














