Indonesia–Arab Saudi Tandatangani MoU Kerja Sama Pemberantasan Narkotika dan Terorisme

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi sepakat memperkuat kerja sama strategis dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan lintas negara, termasuk narkotika, penyelundupan, dan terorisme.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyoroti tren baru penyalahgunaan narkotika seperti ketamin yang dihirup serta etomidate dalam liquid pods.

Fenomena ini, kata Dedi, menuntut aparat penegak hukum untuk merespons cepat dan adaptif terhadap modus kejahatan yang semakin kompleks.

Dalam pertemuan The 2nd Joint Committee Polri–MOI Kingdom of Saudi Arabia, Komjen Dedi menegaskan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada tiga prioritas utama.

Pertama, pemberantasan narkotika yang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Kedua, penguatan pengawasan terhadap penyelundupan barang dan komoditas ilegal. Ketiga, penindakan tegas terhadap praktik judi daring yang meresahkan publik.

“Perang terhadap tiga kejahatan atensi Presiden Prabowo Subianto tidak bisa dilakukan secara sektoral. Diperlukan sinergi lintas lembaga baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dedi dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/11/2025).

Ia menambahkan, Polri terus memperkuat kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga negara, serta mitra internasional seperti Interpol dan otoritas keamanan negara sahabat, termasuk Arab Saudi.

Kepala Delegasi Kerajaan Arab Saudi, Major General Abdullah Bin Abdulrahman Al-Hamad, menyampaikan komitmen negaranya untuk mempererat koordinasi dengan Indonesia dalam menghadapi ancaman global. “Kerja sama ini akan meningkatkan keamanan dan stabilitas kawasan serta menjadi model sinergi internasional,” ujarnya.

Hasil pertemuan dituangkan dalam Minutes of Meeting (MoM) yang menetapkan langkah-langkah konkret, termasuk implementasi kerja sama pemberantasan narkotika mulai Desember 2025, diikuti kerja sama bidang keamanan lainnya.

Forum ini dihadiri oleh pejabat tinggi Polri, Kementerian Luar Negeri RI, serta delegasi Arab Saudi. Pertemuan tersebut menegaskan diplomasi kepolisian Indonesia dalam menjaga stabilitas nasional dan masa depan bangsa dari ancaman kejahatan global.