JurnalPatroliNews – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi perdagangan Rabu, 12 November 2025, dengan kenaikan 22,05 poin atau 0,26 persen ke posisi 8.388. Aktivitas transaksi mencapai 51,32 miliar lembar saham dengan nilai Rp22,34 triliun, melalui 2,68 juta kali transaksi.
Dari seluruh emiten yang diperdagangkan, 343 saham mencatat penguatan, 323 terkoreksi, sementara 147 lainnya tidak berubah.
Penguatan indeks ditopang oleh sejumlah sektor utama. Sektor infrastruktur tumbuh 1,56 persen, disusul transportasi naik 1,47 persen. Sektor industri menguat 0,57 persen, sementara properti ikut terkerek 1,03 persen. Sektor barang konsumsi non-siklikal mencatat peningkatan 1,63 persen, dan sektor siklikal turut bergerak positif 0,15 persen.
Meski demikian, masih ada kelompok sektor yang mencatat pelemahan. Saham di sektor teknologi turun 0,14 persen, energi tertekan 0,52 persen, bahan baku terkoreksi 0,34 persen, sektor kesehatan turun 1,06 persen, dan keuangan melemah tipis 0,02 persen.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mencatat pelemahan. Rupiah di pasar spot bergerak ke level Rp16.717 per dolar AS, turun 23 poin atau 0,14 persen. Adapun nilai kurs acuan Bank Indonesia (Jisdor) menempatkan rupiah pada posisi Rp16.672 per dolar AS.














