JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah situasi global yang masih diselimuti ketidakpastian.
Berbagai dinamika dunia seperti perang dagang, persaingan hegemoni, hingga ketegangan geopolitik disebutnya masih memengaruhi stabilitas global. Meski begitu, Prabowo menilai terdapat tanda-tanda positif bahwa beberapa konflik besar mulai mereda.
Di tengah gejolak global tersebut, Prabowo menekankan bahwa ekonomi Indonesia tetap menunjukkan stabilitas yang mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Menurutnya, kondisi ekonomi nasional saat ini cukup menjanjikan meski dunia tengah menghadapi tantangan serius.
“Jadi di tengah ini semua, kondisi perekonomian kita yang tadi dipresentasikan oleh Menteri Koordinator Ekonomi dan Gubernur BI, saya kira cukup memberi suatu rasa optimisme bagi kita sekalian,” ujar Prabowo saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.
Prabowo juga menyampaikan refleksi atas satu tahun kepemimpinannya. Ia menilai berbagai capaian ekonomi yang dirasakan masyarakat merupakan hasil kerja bersama lintas instansi serta kolaborasi di seluruh sektor.
“Satu tahun pemerintahan yang saya pimpin ternyata kita telah membuktikan kepada seluruh rakyat Indonesia hasil-hasil nyata, prestasi-prestasi yang cukup kita banggakan.
Dan ini adalah sinergi, kerja sama yang cukup baik di antara pengelola-pengelola perekonomian kita,” ungkapnya.
Meski optimistis, Prabowo mengingatkan bahwa tantangan riil yang dihadapi masyarakat kecil membutuhkan langkah cepat dan konkret dari pemerintah. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang baik harus segera diikuti dengan eksekusi di lapangan.
“Sekarang adalah execution. Sekarang adalah how to solve the problem. How to bring solution as fast as possible to the people.
Rakyat kita yang paling miskin, rakyat kita yang paling bawah tidak bisa menunggu, dia harus dapat segera aksi-aksi yang membela mereka,” tegasnya.














