Akses Rusak Parah! Menteri PU Kirim Bantuan Rp 1 Miliar ke Tiga Provinsi

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyalurkan bantuan lebih dari Rp 1 miliar untuk mendukung penanganan pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Bantuan tersebut dikirim langsung ke sejumlah titik terdampak untuk mempercepat pemulihan.

Dody menjelaskan bahwa dana bantuan berasal dari donasi keluarga besar Kementerian PU yang terkumpul sebesar Rp 924 juta dan ditambah Rp 111 juta dari organisasi Dharma Wanita.

Total bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp 1 miliar. “Jumlah yang terkumpul Rp 924 juta. Semua akan disalurkan ke Sumbar, Aceh dan Sumut.

Ditambah Dharma Wanita Rp 111 juta. Jadi ada total sekitar Rp 1 miliar,” ujarnya dalam penyerahan bantuan simbolis di Kementerian PU, Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Hingga kini sejumlah wilayah di Sumut, Aceh, dan Sumbar masih menghadapi kendala besar dalam pemulihan akibat kerusakan infrastruktur dan akses yang terputus.

“Kita fokuskan agar kebencanaan alam di tiga provinsi besar ini bisa segera teratasi. Masih banyak daerah di Sumatera Utara yang belum bisa terbuka jalannya, dan kita semua sedang berjuang di sana,” kata Dody.

Ia juga menyampaikan bahwa berbagai pihak tengah bekerja bersama di lapangan, mulai dari Kementerian PU, TNI-Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, hingga Pertamina.

Koordinasi lintas lembaga ini diperlukan karena pembukaan akses jalan serta pemulihan infrastruktur memerlukan dukungan logistik yang memadai.

Menurut Dody, ketersediaan bahan bakar dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi operator alat berat menjadi prioritas agar proses pengerjaan dapat berjalan cepat dan efisien.

“Kita semua berjibaku habis-habisan, karena teman-teman semua tahu kalau alat-alat itu butuh solar, operator butuh makan. Jadi semua harus tersedia agar pekerjaan cepat, tepat dan efisien,” ujarnya.

Dody menegaskan bahwa pemerintah akan terus menyalurkan bantuan tambahan apabila dibutuhkan, terutama untuk memulihkan infrastruktur vital yang terdampak bencana. “Kalau sudah begini, enggak pakai hitungan. Yang ada saja kita pakai. Kalau kurang, kita minta lagi,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Dody memohon doa agar kondisi cuaca segera membaik. Dengan demikian, proses pembukaan akses dapat berlangsung lancar dan distribusi logistik seperti pangan, sandang, air bersih, serta kebutuhan dasar lainnya dapat segera menjangkau para korban.

“Semoga bantuan ini sangat bermanfaat dan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” pungkasnya.