Aksi Senyap Polisi Berhasil Bongkar Pengedar Ganja Besar di Jakarta Barat

JurnalPatroliNews – Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial M (51) yang diduga sebagai pengedar ganja dalam jumlah besar. Penangkapan berlangsung di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, dengan total barang bukti mencapai 4,672 kilogram ganja.

Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Edy Lestari, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Selasa (2/1/2025) sekitar pukul 14.17 WIB.

Saat ditangkap, M tidak melakukan perlawanan. Petugas diketahui telah melakukan pemantauan selama beberapa hari sebelum akhirnya melakukan penyergapan.

“Kami menangkap tersangka berinisial M pada Selasa sore di wilayah Cengkareng dengan barang bukti ganja seberat 4,6 kilogram,” ujar Edy, Kamis (4/12/2025).

Edy menyebut pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan yang diduga terkait peredaran narkotika.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi.

“Setelah menerima informasi, petugas segera turun ke lokasi dan melakukan pemantauan. Ketika ciri-ciri yang dilaporkan sesuai, kami langsung melakukan penyergapan terhadap M,” jelasnya.

Dalam penggeledahan di lokasi penangkapan, petugas menemukan satu dus besar berisi paket ganja siap edar dengan berat total 4.672 gram.

Selain ganja, polisi juga menyita satu unit telepon seluler yang diduga digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan jaringannya.

Dari hasil pemeriksaan awal, M mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang pemasok berinisial D yang kini ditetapkan sebagai DPO. Polisi menduga D memiliki peran sebagai pemasok utama dalam jaringan peredaran ganja di Jakarta Barat.

Saat ini, tersangka M bersama barang bukti telah dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih menelusuri kemungkinan keberadaan anggota jaringan lain serta alur distribusi narkotika tersebut.

Edy menegaskan pihaknya berkomitmen terus memburu pemasok dan memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Jakarta.