JurnalPatroliNews – Jakarta – Bandar Udara Bungo dipastikan akan memiliki layanan penerbangan baru menuju Jakarta mulai Februari 2026. Kepastian tersebut disampaikan Bupati Bungo, Dedy Putra, yang menyebut maskapai Batik Air akan mengoperasikan pesawat Airbus A320 untuk melayani rute Jakarta–Bungo dan sebaliknya.
Guna mendukung operasional pesawat berbadan sedang itu, pemerintah tengah memperkuat struktur apron atau area parkir pesawat di Bandara Bungo. Peningkatan fasilitas tersebut dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Perhubungan.
“Sedang dikerjakan APBN, menteri perhubungan yang mengerjakan, Desember selesai. Nanti pak gubernur terbang dari Jakarta menuju Bungo naik Batik Air,” ujar Dedy di Jambi, Sabtu (6/12/2025).
Ia menjelaskan, pengerasan apron menjadi prioritas karena Airbus A320 membutuhkan struktur penopang yang lebih kuat. Selain itu, mulai tahun depan Bandara Bungo direncanakan akan dilayani dua maskapai sekaligus, yakni Nam Air dan Batik Air, dengan rute Jakarta–Bungo.
Kehadiran dua maskapai ini diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah dan mempermudah mobilitas masyarakat.
Tidak hanya memperkuat apron, pemerintah kabupaten juga mengusulkan perluasan landas pacu. Lebar runway yang saat ini 30 meter diharapkan dapat ditingkatkan menjadi 45 meter sebagai upaya menyesuaikan standar teknis kebutuhan pesawat yang lebih besar. “Panjang runway 2.100 meter sekarang, tetapi ingin memperlebar dahulu. Sekarang kan 30 meter, kita ajukan 45 meter,” jelas Dedy.
Lebih jauh, Dedy mengungkapkan bahwa Bandara Bungo juga diproyeksikan menjadi pintu keberangkatan jemaah haji dari wilayah barat Jambi. Usulan tersebut telah ia sampaikan kepada Gubernur Jambi dan mendapatkan dukungan positif.
Menurutnya, jika Bandara Bungo diizinkan menjadi embarkasi, masyarakat dari Bungo, Kerinci, Kota Sungai Penuh, dan Tebo tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke embarkasi lain.
“Kita harapkan di tahun akan datang, itu haji bisa langsung Bungo ke Batam. Target kita itu dan pak gubernur sudah setuju itu. Nanti, Bungo, Kerinci, Kota Sungai, Tebo, kalau bisa kita terbangkan,” pungkasnya.














