JurnalPatroliNews – Jakarta – Tyler Robinson, pria yang dituduh menembak mati aktivis konservatif Charlie Kirk, untuk pertama kalinya tampil langsung di ruang sidang Pengadilan Provo, Utah, pada Kamis, 11 Desember 2025. Ia sebelumnya selalu mengikuti proses hukum lewat sambungan video dari rumah tahanan.
Robinson didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Kirk dalam insiden penembakan di area kampus Utah Valley University pada 10 September 2025.
Dengan pengawalan yang sangat ketat, Robinson memasuki ruang sidang mengenakan kemeja dan dasi. Ia sempat melemparkan senyum kepada orang tua dan saudara-saudaranya yang duduk di deretan terdepan, momen yang menjadi sorotan mengingat kasusnya menyita perhatian publik.
Sidang mengalami jeda singkat ketika Hakim Tony Graf meminta media memindahkan posisi kamera karena menyorot borgol yang terpasang pada tangan Robinson. Graf menegaskan bahwa pengadilan harus tetap menjaga keseimbangan antara transparansi dan perlindungan hak-hak terdakwa.
“Pengadilan sangat serius menanggapi hal ini,” ujar Graf, seperti diberitakan CBS, Jumat, 12 Desember 2025.
Ia menambahkan bahwa proses persidangan harus tetap terbuka bagi publik, namun tetap menjunjung hak konstitusional semua pihak di dalam perkara tersebut.
Selain menghadirkan Robinson, persidangan juga memanggil sejumlah saksi yang merupakan mahasiswa dan berada di lokasi saat penembakan terjadi. Salah satu saksi adalah William Brown, yang mengaku berdiri hanya sekitar tiga meter dari Kirk ketika insiden fatal itu berlangsung.














