JurnalPatroliNews -Balikpapan – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 sebagai upaya strategis perusahaan dalam meningkatkan kesadaran serta kualitas kesehatan fisik dan mental pekerja di sektor hulu migas.
Mengusung tema “Perwira Sehat, Produktivitas Hebat”, rangkaian kegiatan berlangsung sejak 12 November hingga 2 Desember 2025. Peringatan HKN tahun ini sekaligus menjadi penanda dimulainya SINERGIA Wellness Program 2025–2026 di lingkungan PHKT.
Dalam rangkaian tersebut, PHKT menyelenggarakan Health Talk Series yang menghadirkan para pakar kesehatan untuk membahas lima pilar utama kesehatan.
Pilar gizi seimbang dibawakan oleh DR. dr. Tan Shot Yen, M.Hum. dengan topik strategi gizi untuk produktivitas pekerja. Pilar koneksi sosial disampaikan dr. Santi Yuliani, M.Sc., Sp.KJ. yang membahas pentingnya hubungan sosial yang sehat.
Pilar aktivitas fisik diisi oleh Asep Aziz Muslim, SSt.Ft., fisioterapis olahraga Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, yang mengulas olahraga aman dan bebas cedera.
Pilar istirahat cukup dibahas oleh Milla Suraiya, S.Psi., M.Psi. melalui topik kualitas tidur, sementara pilar kesehatan mental disampaikan oleh Patria Rahmawaty, S.Psi., M.MPd. dengan materi pengelolaan kesehatan mental secara positif.
PHKT juga menggandeng Dinas Kesehatan Kota Balikpapan serta Puskesmas Telaga Sari untuk menyediakan layanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis bagi pekerja. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan kerja migas.
General Manager Zona 10 PHKT, Yoseph Agung Prihartono, menegaskan bahwa kesehatan pekerja merupakan fondasi utama produktivitas dan kinerja perusahaan.
“Kesehatan pekerja adalah fondasi produktivitas. Melalui momentum HKN 2025, kami ingin memperkuat budaya hidup sehat untuk mendukung pencapaian kinerja unggul perusahaan,” ujarnya.
Koordinator Bidang Gizi dan Kesehatan Kerja Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr. Halidina Marchama, menyoroti pentingnya transformasi digital kesehatan nasional melalui platform Satu Sehat.
Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan integrasi rekam medis pekerja agar layanan kesehatan menjadi lebih efisien, cepat, dan terstruktur.
Sementara itu, Manager HSSE Operations PHKT, RS Kinoturangga Nitikoesoemo, menyatakan bahwa operasional migas yang aman dimulai dari pekerja yang sehat dan berdaya.
“Kebiasaan hidup sehat menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga keselamatan dan keandalan operasi migas,” jelasnya.
Melalui SINERGIA Wellness Program, PHKT mendorong pekerja menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten, mulai dari nutrisi seimbang, aktivitas fisik, istirahat cukup, hingga pengelolaan stres dan hubungan sosial yang positif. Program ini juga diharapkan mampu menekan risiko penyakit dan meningkatkan moral, kepuasan kerja, serta produktivitas pekerja.
PHKT merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Zona 10 yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Attaka, dengan menjunjung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung keberlanjutan produksi migas nasional.














