JurnalPatroliNews – Jakarta – Upaya pencarian korban banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 masih terus dilakukan oleh tim gabungan penanggulangan bencana.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa jumlah orang yang dinyatakan hilang kembali berkurang. Dari sebelumnya 190 orang, kini tersisa 185 orang yang masih dalam proses pencarian.
“Daftar orang hilang berkurang lima nama. Dari 190 kemarin, hari ini tercatat 185 orang masih belum ditemukan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan virtual dari Aceh, Jumat, 19 Desember 2025.
Ia menjelaskan, lima korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Namun, sebagian dari mereka ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Dengan temuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia di tiga provinsi bertambah tiga orang,” lanjutnya.
Hingga Jumat sore, 19 Desember 2025, total korban meninggal akibat rangkaian bencana tersebut tercatat sebanyak 1.071 jiwa, meningkat dari angka sebelumnya yang berada di 1.068 korban.
BNPB memastikan operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilanjutkan di berbagai lokasi. Tim SAR masih bekerja di empat sektor di Sumatera Utara, lima sektor di Sumatera Barat, serta enam kabupaten di wilayah Aceh.
“Sampai hari ini, terdapat 27 kabupaten dan kota yang masih menetapkan status perpanjangan tanggap darurat,” tutup Abdul Muhari.














