Sambut HPN 2026 Banten, Kemenhan dan PWI Gelar Program Bela Negara Jurnalis

JurnalPatroliNews – Jakarta – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten bakal menghadirkan agenda yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah jurnalistik tanah air.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menjalin kesepakatan dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat untuk menyelenggarakan retret khusus bagi 200 wartawan dari seluruh penjuru Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada awal tahun depan.

Kesepakatan ini lahir dari pertemuan audensi antara Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dengan Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin pada Rabu, 24 Desember 2025.

Dalam dialog tersebut, Menhan menegaskan bahwa pers memiliki peran vital sebagai pilar bangsa. Fasilitas retret di Akmil disediakan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dalam membekali jurnalis dengan wawasan bela negara dan kedaulatan informasi.

Sebagai bagian dari pengalaman kedirgantaraan, para peserta retret dijadwalkan terbang bersama dari Bandara Halim Perdanakusuma menggunakan pesawat angkut berat terbaru TNI AU, Airbus A400M.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan profesionalisme, tetapi juga membangun sinergi yang lebih kokoh antara institusi pertahanan dan media massa dalam menjaga stabilitas nasional.

Selain agenda retret, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir juga mengundang Menhan secara resmi untuk menghadiri puncak acara HPN 2026 yang akan dipusatkan di Provinsi Banten pada 9 Februari mendatang.

Acara besar tersebut direncanakan bakal dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto serta diisi dengan berbagai kegiatan seperti Konvensi Nasional Media Massa dan pameran ekonomi kreatif.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berharap melalui kolaborasi ini, pers Indonesia dapat mewarisi semangat patriotisme para tokoh pers terdahulu.

Dengan pemahaman bela negara yang kuat, jurnalisme Indonesia diharapkan mampu tampil lebih berdaya saing dan berwawasan kebangsaan dalam menghadapi kompleksitas tantangan informasi global di masa depan.