Tahun Baru 2026, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu dan Lebih Menghargai Alam

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengawali pergantian tahun menuju 2026 dengan menyampaikan pesan reflektif tentang persatuan, ketangguhan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pesan itu disampaikan langsung dari posko pengungsian di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu malam, 31 Desember 2025, saat ia memilih berada di tengah warga terdampak bencana.

Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi fondasi utama bangsa Indonesia ketika menghadapi cobaan, termasuk bencana alam. Ia menilai, keikhlasan, kekuatan batin, dan kerja bersama adalah modal penting untuk bangkit dari kesulitan.

Presiden mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak kehilangan semangat meski dihadapkan pada musibah dan tantangan berat. Menurutnya, hanya dengan saling menopang dan bergotong royong, bangsa ini mampu melewati masa sulit.

Selain itu, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, namun juga memiliki risiko bencana yang tinggi. Karena itu, kewaspadaan harus diimbangi dengan sikap hormat terhadap alam serta komitmen menjaga dan merawat lingkungan secara berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa alam bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga amanah yang harus dipelihara agar tidak menimbulkan kerusakan dan penderitaan bagi manusia.

Lebih jauh, Prabowo menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi pengungsian pada malam pergantian tahun bukan sekadar simbolik. Ia ingin menunjukkan empati sekaligus tanggung jawab sebagai pemimpin negara dengan berdiri bersama rakyat yang tengah mengalami kesulitan.

Menurutnya, momen Tahun Baru menjadi saat yang tepat untuk memperkuat solidaritas nasional dan meneguhkan tekad bersama dalam menghadapi tantangan ke depan.