Waspada Bencana Susulan di Papua Pegunungan, BNPB Pantau Penanganan Darurat di Jayawijaya

JurnalPatroliNews – Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian bencana alam tanah longsor dan banjir yang melanda Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berdasarkan rangkuman situasi periode 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, bencana ini telah menyebabkan kerusakan pemukiman dan memaksa ratusan warga untuk mencari perlindungan di pengungsian.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa data sementara mencatat sebanyak 75 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa terdampak langsung oleh musibah ini. Selain itu, sedikitnya 35 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan material longsor dan luapan air.

Pemicu utama bencana ini adalah tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Papua Pegunungan dalam beberapa hari terakhir. BNPB memberikan peringatan serius mengenai adanya potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di lokasi kejadian masih tergolong tinggi. Masyarakat diminta untuk tidak menurunkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berlangsung.

Saat ini, langkah-hal penanganan darurat tengah dilakukan secara kolaboratif. BNPB bersama Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta relawan lintas sektor telah berada di lokasi untuk memberikan pendampingan teknis dan mempercepat proses pemulihan.

Fokus utama petugas adalah memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi dan melakukan pembersihan akses yang tertutup material.

BNPB kembali mengimbau pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Warga disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini yang dikeluarkan oleh BPBD setempat guna meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa.