JurnalPatroliNews – Jakarta – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, harus mendapatkan perawatan medis setelah mengalami insiden jatuh di rumahnya pada Selasa, 6 Januari 2025. Kejadian tersebut membuat tokoh senior Malaysia itu segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Ajudan pribadi Mahathir, Sufi Yusoff, mengungkapkan bahwa akibat insiden tersebut, Mahathir mengalami cedera serius berupa patah tulang di bagian pinggul kanan. Informasi itu disampaikan kepada kantor berita Anadolu Agency.
“Dokter memastikan terdapat patah tulang pada pinggul kanan beliau,” kata Sufi.
Menurut Sufi, Mahathir diperkirakan akan menjalani masa perawatan di Institut Jantung Negara (IJN), Kuala Lumpur, dalam beberapa minggu ke depan guna memastikan pemulihan berjalan optimal.
Insiden jatuh itu terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.30 waktu setempat, ketika Mahathir tengah berpindah dari area balkon menuju ruang tamu di kediamannya. Setelah kondisi awal dinilai membutuhkan penanganan medis, Mahathir dibawa ke rumah sakit sekitar dua jam kemudian, tepatnya pada pukul 09.30.
Sebagai informasi, Mahathir yang kini berusia 100 tahun memiliki riwayat kesehatan cukup panjang, termasuk pernah menjalani operasi bypass jantung. Pada Juli tahun lalu, ia juga sempat dirawat di IJN setelah mengalami kelelahan saat menghadiri kegiatan di Putrajaya dalam rangka peringatan ulang tahunnya yang ke-100.
Mahathir Mohamad tercatat dua kali memimpin pemerintahan Malaysia, yakni pada periode 1981 hingga 2003 serta 2018 hingga 2020. Pada masa jabatan keduanya, ia mencatat sejarah sebagai perdana menteri terpilih tertua di dunia, dengan usia 94 tahun.














