JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan revitalisasi besar-besaran di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perapihan dan penataan kembali kawasan bersejarah lainnya seperti Glodok, Pecinan, dan Kota Tua. Revitalisasi Pasar Baru sendiri direncanakan mulai dikerjakan pada pertengahan tahun 2026 ini.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa revitalisasi Pasar Baru akan dilakukan sejalan dengan penyelesaian Transit Oriented Development (TOD) Monas serta proyek MRT Jakarta Fase 2A rute Harmoni-Kota.
Pengembangan Pasar Baru nantinya akan menjadi bagian dari integrasi TOD Monas, sehingga aksesibilitas warga menuju kawasan perbelanjaan legendaris tersebut akan semakin mudah dan terintegrasi dengan transportasi publik modern.
Selain penataan kawasan pasar, Pramono juga mengumumkan agenda infrastruktur lainnya. Pada 25 Januari mendatang, Pemprov DKI akan melakukan groundbreaking pembangunan jembatan penghubung antara Jakarta International Stadium (JIS) dan Ancol.
Jembatan sepanjang 300 meter ini diharapkan menjadi solusi bagi penonton sepak bola atau konser yang selama ini kesulitan akses parkir, karena mereka nantinya dapat memarkirkan kendaraan di kawasan Ancol dan berjalan kaki menuju stadion.
Agenda penting lainnya yang disampaikan Gubernur adalah dimulainya pembongkaran tiang monorel yang terbengkalai di sejumlah titik.
Proses pembongkaran dijadwalkan mulai Rabu pekan depan. Pemilihan hari Rabu didasarkan pada kebijakan ASN Pemprov Jakarta yang tidak menggunakan kendaraan pribadi, sehingga diharapkan dapat meminimalisir dampak kemacetan.
Pramono juga telah menginstruksikan Dinas Bina Marga agar pengerjaan fisik pembongkaran dilakukan secara maksimal pada malam hari untuk menjaga kelancaran lalu lintas di ruas jalan utama seperti Rasuna Said.
Revitalisasi dan pembangunan ini merupakan upaya bertahap Jakarta menuju sistem transportasi yang lebih terintegrasi. Proyek MRT Fase 2A sendiri ditargetkan terus dikebut agar kawasan Kota Tua dapat beroperasi secara penuh dengan fasilitas transportasi yang lengkap pada tahun 2029 mendatang.














