JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dan percaya dengan opini-opini yang beredar luas di media sosial. Menurut Presiden, banyak opini tersebut sengaja diciptakan oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki niat untuk memecah belah persatuan bangsa.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Sekolah Rakyat yang berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.
Ia meminta masyarakat waspada terhadap sosok-sosok yang terlihat sangat pintar dalam menganalisis situasi di media sosial, terutama mereka yang menyebarkan narasi adanya perpecahan di lingkungan internal pemerintahan.
Prabowo menambahkan bahwa kondisi yang digambarkan oleh para pengamat di media sosial tersebut sering kali sangat jauh dari kenyataan yang sebenarnya terjadi.
Ia meminta seluruh jajarannya untuk tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif tersebut. Menurutnya, ada segelintir orang yang memiliki sumber daya uang dan sarana untuk menyebarkan sinisme serta pesimisme di tengah masyarakat.
Menutup arahannya, Presiden menekankan pentingnya bagi bangsa Indonesia untuk menghargai setiap keberhasilan dan prestasi yang telah dicapai. Ia mengajak masyarakat untuk lebih melihat bukti nyata daripada sekadar narasi yang tidak berdasar.
Bagi Prabowo, tidak boleh ada warga negara yang tidak mengerti atau menutup mata terhadap keberhasilan pembangunan yang sedang berjalan demi masa depan anak bangsa.














