Jembatan Gantung Cibalubur Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Desa di Garut Selatan

JurnalPatroliNews – Jakarta – TNI Angkatan Darat terus berkomitmen memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur dasar di berbagai pelosok Indonesia. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan pemerataan fasilitas publik hingga ke tingkat desa.

Salah satu capaian terbarunya adalah rampungnya perbaikan Jembatan Gantung Cibalubur di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Jembatan yang menghubungkan Kampung Rancapari di Desa Cihikeu dengan Kampung Cigolewang di Desa Bungbulang ini selesai dikerjakan pada awal Januari 2026.

Dengan panjang 28 meter dan lebar 1,2 meter, infrastruktur ini dibangun melalui semangat gotong royong antara personel Koramil 1121/Bungbulang Kodim 0611/Garut bersama masyarakat setempat.

Kehadiran kembali jembatan ini menjadi kabar baik bagi warga sekitar, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap harinya harus melintasi Sungai Cibalubur.

Selain menjadi akses utama pendidikan, jembatan ini berfungsi sebagai sarana vital penunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas sosial antar-desa yang sebelumnya sempat terhambat.

Sebelumnya, jembatan di lokasi tersebut pernah dibangun oleh satuan Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati pada tahun 2017.

Namun, karena usia pakai dan keterbatasan material bambu pada lantai jembatan lama, konstruksi tersebut akhirnya rusak dan terputus. Pada pembangunan kali ini, TNI AD melakukan peningkatan spesifikasi teknis secara signifikan.

Konstruksi terbaru kini menggunakan material besi dan sistem seling yang jauh lebih kokoh dibandingkan sebelumnya.

Penggunaan material berkualitas ini diharapkan mampu memberikan daya tahan yang lebih lama dan menjamin keamanan maksimal bagi setiap warga yang melintas. Jembatan Cibalubur kini berdiri tegak sebagai simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah.