Tragedi Angin Kencang di Sleman: Kakek dan Cucu Asal Balikpapan Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Peristiwa memilukan terjadi di wilayah Karangmalang, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY, pada Sabtu siang. Angin kencang yang menerjang kawasan tersebut menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor yang sedang melintas.

Akibat kejadian nahas ini, seorang kakek berinisial S berusia 66 tahun dan cucunya laki-laki berinisial AB berusia 7 tahun dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan identitas yang ditemukan petugas, kedua korban merupakan warga yang beralamat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saat insiden terjadi, sang kakek diketahui tengah membonceng cucunya menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya pohon tumbang mengenai mereka secara langsung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengonfirmasi bahwa kedua jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk penanganan lebih lanjut.

Data dari Automatic Weather Station (AWS) Pakem menunjukkan kecepatan angin pada saat kejadian mencapai 35 km/jam. Pergerakan angin ini dipicu oleh massa udara kuat dari arah Barat Laut DIY yang melintasi lapisan atas.

Meskipun fenomena angin kencang ini tidak disertai turunnya hujan, dampaknya menimbulkan kerusakan masif di berbagai titik.

BPBD Sleman melaporkan puluhan pohon tumbang serta kerusakan bangunan yang tersebar di beberapa kapanewon seperti Cangkringan, Pakem, Ngemplak, Sleman, Tempel, dan Turi.

Di Kapanewon Cangkringan saja, tercatat ada 13 titik pohon tumbang, satu tiang roboh, serta kerusakan pada atap rumah warga.

Sementara di Kapanewon Turi, kerusakan mencakup delapan pohon patah, kerusakan atap asbes, hingga kerusakan pada tembok kandang milik warga.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berada di jalan raya ketika angin kencang melanda, terutama saat melintasi jalur yang memiliki banyak pepohonan besar atau papan reklame.