Janji Prabowo di Rakornas 2026: Tak Pandang Bulu, Kader Gerindra Pun Saya Tangkap Jika Bersalah!

JurnalPatroliNews – Jakarta -Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penegasan keras mengenai komitmennya untuk memimpin tanpa keberpihakan politik praktis.

Dalam pengarahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang berlangsung di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026), Presiden menekankan bahwa dirinya adalah mandat dari rakyat Indonesia seutuhnya.

Ia menjamin tidak akan membedakan daerah mana pun berdasarkan afiliasi politik gubernur, bupati, maupun pilihan warga pada masa pemilu lalu.

Prabowo secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak akan mempersoalkan latar belakang partai politik dari para kepala daerah. Baginya, urusan kontestasi pemilu telah selesai, dan kini saatnya seluruh elemen bangsa bersatu untuk mengabdi.

Ia mencontohkan realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan rehabilitasi melalui Koperasi Merah Putih di wilayah Sumatera Barat serta pembangunan total di Aceh.

Meski ia tidak unggul di kedua provinsi tersebut secara perolehan suara pada pemilu lalu, program strategis nasional tetap berjalan penuh tanpa hambatan karena fokus utamanya adalah kesejahteraan rakyat Indonesia.

Kejutan muncul saat Presiden memberikan kelakar namun penuh makna kepada Bupati Lahat, Bursah Zarnubi. Prabowo menegaskan bahwa dukungan yang diberikan pemerintah pusat tidak ada hubungannya dengan asal partai pengusung.

Dalam momen tersebut, Prabowo melontarkan pernyataan tajam mengenai integritas kader partainya sendiri. Ia menyatakan bahwa jika ada kader Gerindra yang bertindak buruk atau melakukan pelanggaran hukum, ia tidak akan segan untuk menangkap dan menindak mereka secara tegas sesuai aturan yang berlaku.

Penegasan tersebut disambut riuh oleh para peserta Rakornas yang terdiri dari pimpinan daerah se-Indonesia. Presiden menutup arahannya dengan mengajak seluruh kepala daerah untuk membuang jauh-jauh sekat politik masa lalu.

Ia berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh pimpinan wilayah tanpa peduli siapa yang mengusung mereka sebelumnya. Bagi Prabowo, sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci utama untuk membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih besar di masa depan.