Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo: Tangsel Sosialisasi Mitigasi Risiko Korupsi Anggaran

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengambil langkah proaktif dalam menjamin transparansi penggunaan anggaran dengan menggelar sosialisasi mitigasi dan tata kelola antikorupsi pada Selasa (3/2/2026).

Bertempat di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, kegiatan ini menghadirkan langsung perwakilan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

Sosialisasi ini diikuti secara intensif oleh seluruh kepala perangkat daerah hingga para lurah se-Tangerang Selatan guna menyelaraskan persepsi dalam pelaksanaan APBD tahun anggaran 2026.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional sebelumnya. Fokus utama yang ditekankan adalah mengenai efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran negara.

Benyamin menegaskan bahwa efisiensi bukan hanya soal penghematan angka, melainkan menutup seluruh peluang dan celah yang dapat memicu terjadinya tindak pidana korupsi di setiap level birokrasi, termasuk pada tingkat kelurahan.

Dalam forum tersebut, para narasumber dari Kortas Tipikor Polri membedah berbagai potensi mitigasi risiko yang sering muncul dalam operasional pemerintahan daerah. Benyamin berharap melalui pemahaman mendalam ini, tata kelola keuangan di Tangsel semakin akuntabel.

Indikator keberhasilan dari sosialisasi ini nantinya akan diukur melalui hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di mana target utamanya adalah meminimalisir atau menihilkan temuan administratif maupun kerugian negara pada tahun-tahun mendatang.

Selain edukasi, Pemkot Tangsel juga memperkuat sistem pengawasan melalui skema pendampingan dari Aparat Penegak Hukum (APH), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Pendampingan khusus akan diberikan pada pelaksanaan lelang-lelang besar dan proyek strategis daerah. Kerja sama lintas instansi ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi dan pembangunan yang bersih serta berkelanjutan bagi masyarakat Tangerang Selatan.