Bahas Teknologi Pengelolaan Sampah Mikro, Mendiktisaintek dan Menteri KKP Menghadap Prabowo

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis siang. Pertemuan tertutup tersebut diagendakan untuk membahas percepatan implementasi teknologi pengelolaan sampah di Indonesia.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto tiba di kompleks Istana sekitar pukul 14.08 WIB.

Brian yang mengenakan kemeja putih memberikan keterangan singkat mengenai agenda pertemuan tersebut, yang diduga kuat merupakan kelanjutan dari pembahasan teknologi pengelolaan sampah mikro yang sebelumnya telah dicanangkan.

Brian mengungkapkan bahwa terdapat sedikitnya tujuh orang yang diundang oleh Presiden dalam kesempatan tersebut.

Salah satu poin utama yang akan dibahas adalah optimalisasi pengelolaan sampah di lingkungan pendidikan tinggi. Ia menargetkan agar tahun ini sampah yang dihasilkan di area kampus dapat dikelola secara mandiri hingga tuntas di lokasi yang sama.

Sejauh ini, menurut Brian, sudah ada sekitar 20 universitas yang mulai menerapkan teknologi pengelolaan sampah secara inovatif, di antaranya adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Diponegoro (Undip), sementara Institut Teknologi Bandung (ITB) dijadwalkan segera memulai program serupa.

Selain Mendiktisaintek, tampak hadir pula Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono di Istana Negara.

Kehadiran sejumlah menteri dari lintas sektor ini mengindikasikan bahwa pemerintah tengah serius mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebijakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.