Alami Trauma, Istri dan Anak Saksikan Pemobil Dipukul Kru Bus di Kalasan Sleman

JurnalPatroliNews -Sleman – Insiden kekerasan di jalan raya kembali terjadi, kali ini menimpa seorang pemobil bernama Arrizal Kurniawan saat melintas di Jalan Solo-Yogya, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman.

Korban dilaporkan menjadi sasaran penganiayaan oleh tiga kru bus pariwisata yang menyebabkan luka sobek pada bagian bibir hingga harus mendapatkan tiga jahitan di RS Bhayangkara Yogyakarta.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu siang tersebut bermula saat Kurniawan dalam perjalanan pulang menuju Jakarta.

Berdasarkan penuturan korban, gesekan terjadi ketika ia menyalakan lampu sein kiri untuk berpindah jalur guna menghindari kendaraan lambat di depannya.

Namun, aksi tersebut direspons oleh pengemudi bus di belakangnya dengan bunyi klakson berkali-kali secara provokatif.

Situasi memanas ketika bus tersebut memepet kendaraan korban hingga memaksa Kurniawan melakukan pengereman mendadak.

Saat berhenti di lampu lalu lintas, terjadi adu argumen yang berujung pada aksi pelemparan benda ke dalam mobil korban oleh kru bus. Ketegangan memuncak saat salah satu kru melayangkan pukulan fisik yang mengenai wajah Kurniawan.

Selain mengalami cedera fisik, Kurniawan mengungkapkan bahwa insiden tersebut menyisakan trauma mendalam bagi istri dan anaknya yang masih kecil.

Sang anak yang berada di sampingnya saat kejadian dilaporkan merasa ketakutan setiap kali melihat kendaraan besar atau bus saat berada di jalan raya.

Hingga saat ini, pihak pengelola bus belum menunjukkan itikad baik maupun menghubungi korban untuk meminta maaf.

Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, memberikan keterangan bahwa pihak kepolisian telah memantau situasi tersebut.

Meski korban belum secara resmi melayangkan laporan ke Polsek Kalasan, pihak kepolisian menyebut telah menjalin komunikasi awal untuk menggali kronologi.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Kalasan, terdapat wacana bahwa kedua belah pihak akan menempuh jalur mediasi untuk menyelesaikan perkara ini.