Ketegangan Pasca-Serangan AS-Israel: Kuwait Jadi Sasaran Drone di Tengah Ancaman Iran

JurnalPatroliNews – Jakarta -Serangkaian ledakan keras dilaporkan terdengar di wilayah Kuwait pada Senin (2/3/2026) dini hari waktu setempat.

Otoritas keamanan mengonfirmasi bahwa suara tersebut berasal dari aktivasi sistem pertahanan udara nasional yang tengah mencegat sejumlah pesawat tanpa awak (drone) yang mencoba memasuki ruang udara negara itu.

Melansir laporan Reuters, insiden ini menandai perluasan serangan balasan Iran terhadap negara-negara di kawasan Teluk. Langkah militer Teheran ini merupakan respons langsung atas operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya menargetkan instalasi militer di Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Sistem radar pertahanan udara Kuwait mendeteksi pergerakan drone yang menyusup melalui jalur maritim. Upaya intersepsi dilaporkan terjadi di wilayah udara sekitar kawasan Rumaithiya dan Salwa.

Berdasarkan keterangan Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Kuwait kepada Kantor Berita Kuwait yang dikutip CNN, pasukan pertahanan udara berhasil melumpuhkan sebagian besar objek terbang tersebut sebelum mencapai target di daratan.

Hingga laporan ini diturunkan, pemerintah Kuwait belum menerima adanya laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat jatuhnya serpihan drone hasil intersepsi.

Otoritas setempat terus melakukan pembersihan dan investigasi di titik-titik jatuhnya material sisa ledakan.

Iran sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan terbuka bahwa mereka akan menargetkan pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Timur Tengah.

Sebagai salah satu negara Teluk yang menampung fasilitas militer AS, Kuwait kini berada dalam status siaga tinggi menghadapi potensi serangan rudal maupun drone lanjutan.

Situasi keamanan di Kuwait dan negara-negara tetangga di kawasan Teluk terus dipantau secara ketat oleh komunitas internasional.

Eskalasi ini dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas keamanan regional dan jalur perdagangan energi dunia yang vital di perairan sekitarnya.