JurnalPatroliNews – Pasuruan – Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus masif melakukan road show bertajuk “Koperasi Goes To Campus: Level Up Literasi Koperasi Generasi Muda”.
Langkah strategis ini bertujuan untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat inkubasi dan rumah baru bagi kebangkitan gerakan koperasi di Indonesia.
Dalam kunjungannya ke Universitas PGRI Wiranegara, Pasuruan, pada Senin (9/3), Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, menegaskan bahwa mahasiswa adalah kunci utama transformasi koperasi masa depan.
“Kampus adalah tempat lahirnya gagasan dan ditempanya karakter bangsa. Di sinilah masa depan koperasi kita sedang dibentuk,” ujar Destry di hadapan mahasiswa, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, dan Rektor Universitas PGRI Wiranegara.
Koperasi sebagai Alat Industrialisasi Desa
Kemenkop menekankan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga keuangan tradisional, melainkan alat strategis untuk pemerataan ekonomi, hilirisasi industri, hingga swasembada pangan.
Kebijakan pemerintah dalam membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bukti nyata prioritas pengembangan ekonomi kerakyatan.
Destry mendorong kampus untuk menjadi “laboratorium sosial” di mana mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi mempraktikkan langsung nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan melalui pengelolaan koperasi mahasiswa yang profesional.
“Pesan saya tegas: Anak muda, jangan ragu untuk berkarya dan berkarier di koperasi. Ini adalah ruang strategis untuk membangun masa depan diri sendiri dan bangsa,” tambahnya.
Potensi Bisnis di Lingkungan Kampus
Destry mencontohkan keberhasilan Kinarya Coop, koperasi kreatif yang dikelola oleh Gen Z di bidang perfilman dan pariwisata yang mampu memberikan SHU setara UMR. Ia menantang mahasiswa untuk jeli melihat peluang bisnis di internal kampus, seperti pengadaan jaket almamater, sepatu, hingga jilbab.
“Bisnis akan berputar jika koperasi memenuhi kebutuhan anggotanya. Koperasi mahasiswa harus menjadi tempat latihan nyata bagi calon pengusaha,” jelasnya.
Optimisme Peningkatan PDB Koperasi
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menyatakan bahwa koperasi adalah bagian dari kearifan lokal (local wisdom) yang memperkuat jati diri ekonomi nasional.
Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Wiranegara, Mochammad Taufik, optimis kehadiran generasi muda dapat mendongkrak kontribusi PDB koperasi.
“Saat ini kontribusi PDB koperasi masih di angka 5-6 persen. Dengan bergabungnya generasi muda yang profesional, saya yakin angka tersebut bisa melesat hingga 10 persen,” pungkas Taufik.














