Presiden Sementara Venezuela Copot Menhan Andalan Maduro


JurnalPatroliNews – CARACAS — Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, melakukan perombakan besar dalam jajaran kabinet dengan mencopot Menteri Pertahanan Jenderal Vladimir Padrino López, sosok yang selama ini dikenal sebagai pilar utama militer di era Nicolás Maduro.

Sebagai pengganti, Rodríguez menunjuk Jenderal Gustavo González López sebagai menteri pertahanan yang baru. Keputusan tersebut diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan menandai perubahan signifikan dalam struktur kekuasaan militer negara tersebut.

Dalam pernyataannya, Rodríguez tetap menyampaikan apresiasi kepada Padrino López atas pengabdian panjangnya. Ia menyebut mantan menhan tersebut sebagai sosok yang setia dalam membela negara selama bertahun-tahun.

Perombakan ini terjadi lebih dari dua bulan setelah Rodríguez menjabat sebagai presiden sementara, menyusul operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026 yang menangkap Maduro untuk diadili atas dugaan kasus narkotika. Sejak peristiwa itu, tekanan internasional—terutama dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump—terus meningkat terhadap para loyalis Maduro yang masih berkuasa.

González López dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang intelijen. Ia pernah menjabat sejumlah posisi strategis, termasuk memimpin badan kontraintelijen militer serta pengawal kehormatan presiden sejak awal Januari 2026. Selain itu, ia juga pernah dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat terkait perannya dalam penanganan aksi protes pada 2014.

Sementara itu, Padrino López merupakan salah satu pejabat dengan masa jabatan terpanjang dalam pemerintahan Venezuela. Ia menjabat sebagai menteri pertahanan sejak 2014 dan menjadi tokoh kunci dalam menopang kekuatan militer selama lebih dari satu dekade.

Pergantian ini dipandang sebagai bagian dari upaya konsolidasi kekuasaan oleh Rodríguez di tengah krisis politik yang masih berlangsung di negara kaya minyak tersebut.