JurnalPatroliNews – Cikarang – Tabir gelap penemuan jasad perempuan di tumpukan sampah Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, akhirnya tersingkap.
Polisi berhasil membongkar drama kriminal yang melibatkan orang terdekat korban sebagai otak pembunuhan keji terhadap Irawati (59).
Dua tersangka utama yang diringkus pihak kepolisian adalah Zulkifli (30), yang tak lain merupakan menantu korban, dan Anita Nasution (49), pengasuh anak Zulkifli sekaligus wanita simpanannya.
Pengungkapan ini bermula dari temuan jasad korban oleh warga yang mencium aroma tidak sedap saat waktu sahur pada Senin (9/3/2026) lalu.
Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Sitepu, mengungkapkan bahwa pembunuhan ini merupakan puncak dari rentetan konflik keluarga dan asmara terlarang. Zulkifli, yang istrinya tengah bekerja sebagai PMI di Malaysia, menjalin hubungan gelap dengan Anita.
Konflik memanas dipicu oleh aksi penculikan anak kandung Zulkifli yang dilakukan oleh keduanya untuk menjauhkan sang anak dari pengawasan korban.
Motif pembunuhan disinyalir karena rasa kesal mendalam terkait perkara uang dan status hubungan para pelaku. Pada 6 Maret 2026, Anita menjebak korban untuk datang ke rumahnya. Di sana, percekcokan pecah hingga Anita mendorong dan mencekik korban.
Zulkifli turut membantu dengan memegangi tubuh mertuanya hingga korban mengembuskan napas terakhir.
Tak berhenti di situ, keesokan harinya para pelaku sempat berencana menghabisi nyawa suami korban, Efendi, namun gagal karena target tidak berada di rumah.
Mereka justru menggeledah kamar korban dan membawa lari buku tabungan, paspor, hingga perhiasan yang ternyata hanya imitasi.
Jasad Irawati kemudian dibuang begitu saja di area pembuangan sampah di belakang rumah warga guna menghilangkan jejak. Kini, kedua tersangka harus mendekam di sel tahanan Polres Serdang Bedagai untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.














