Konflik Internal Memanas, Iran Eksekusi Tiga Orang yang Dianggap Menguntungkan AS-Israel

JurnalPatroliNews – Teheran – Pemerintah Iran melaksanakan hukuman gantung terhadap tiga orang yang dinyatakan terbukti bersalah atas pembunuhan personel kepolisian dalam gelombang kerusuhan besar awal tahun 2026.

Otoritas yudikatif Iran menyebut tindakan para terpidana tersebut sebagai operasi yang menguntungkan kepentingan Amerika Serikat dan Israel, Kamis (19/3/2026).

Eksekusi ini berkaitan erat dengan demonstrasi besar-besaran yang mengguncang Iran pada Januari lalu. Aksi yang dipicu oleh lonjakan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup tersebut dengan cepat bertransformasi menjadi gerakan anti-pemerintah yang mencapai puncaknya pada 8–9 Januari 2026.

Melalui situs resmi Mizan Online, otoritas yudikatif menegaskan bahwa ketiga individu tersebut dijatuhi hukuman atas tuduhan pembunuhan dan tindakan operasional yang terafiliasi dengan rezim Zionis.

Mereka dinyatakan bersalah atas kejahatan berat “moharebeh” atau tindakan melancarkan perang melawan Tuhan menurut hukum di Iran.

Pemerintah Iran meyakini bahwa gerakan demonstrasi tersebut telah disusupi oleh kekuatan asing. Dugaan ini didasarkan pada eskalasi kekerasan yang berujung pada aksi vandalisme serta pembunuhan terhadap aparat keamanan di berbagai wilayah.

Berdasarkan data resmi pemerintah, kerusuhan sepanjang Januari 2026 tersebut telah menelan lebih dari 3.000 korban jiwa, yang mencakup warga sipil dan personel keamanan.

Teheran secara konsisten mengategorikan tindakan kekerasan dalam demonstrasi tersebut sebagai aksi terorisme yang didorong oleh provokasi eksternal untuk menggoyang stabilitas nasional.