Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2026


JurnalPatroliNews – Semarang — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna menghindari kepadatan saat puncak arus balik Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.

Imbauan tersebut disampaikan saat Kapolri membuka secara resmi rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) nasional arus balik Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026).

Menurut Listyo, kebijakan WFA yang telah dikeluarkan pemerintah dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan kembali dari kampung halaman agar tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.

“Bagi masyarakat yang ingin kembali, bisa memanfaatkan tanggal 25, 26, dan 27 Maret, sehingga puncak arus balik ini dapat terurai,” ujarnya.

Kapolri menjelaskan, Polri telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik. Salah satunya melalui penerapan sistem one way nasional yang dimulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Selain itu, rekayasa lalu lintas juga didukung dengan pemanfaatan jalan tol fungsional guna mengurangi potensi kemacetan, khususnya di jalur menuju Jakarta.

“Kami membagi arus agar tidak terjadi bottleneck saat mendekati Jakarta, termasuk dengan penggunaan tol fungsional dan berbagai rekayasa lalu lintas lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri itu mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia meminta para pemudik memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah, seperti rest area, pos pelayanan, dan pos terpadu.

“Pemudik yang merasa lelah diharapkan beristirahat dan tidak memaksakan diri demi menjaga keselamatan,” pungkasnya.