Penumpang KAI Daop 9 Jember Tembus 13 Ribu Orang per Hari pada Puncak Arus Balik


JurnalPatroliNews –  Jember — Mobilitas masyarakat pada arus balik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember tercatat mengalami lonjakan signifikan. Puncak arus balik terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, bertepatan dengan hari terakhir libur panjang.

Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang dilayani hampir menyentuh angka 13 ribu orang dalam sehari. Lonjakan ini menjadi yang tertinggi selama periode arus balik tahun ini.

Kepadatan penumpang sejatinya sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran, di mana Daop 9 Jember mencatat sebanyak 12.343 pelanggan menggunakan layanan kereta api. Tren peningkatan berlanjut pada H+2 dengan jumlah penumpang mencapai 12.916 orang, hingga akhirnya mencapai puncaknya pada H+4.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan tingginya jumlah penumpang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.

“Tingginya jumlah penumpang ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api,” ujarnya.

Meski telah melewati puncak arus balik, volume penumpang diperkirakan masih akan tetap tinggi hingga H+5 Lebaran, dengan rata-rata harian mencapai sekitar 12 ribu orang.

Untuk mengantisipasi tingginya mobilitas tersebut, KAI Daop 9 Jember memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun pelayanan kepada pelanggan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mematuhi seluruh aturan perjalanan demi kenyamanan bersama.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat selama masa arus balik Lebaran,” pungkas Cahyo.