JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Menteri Keamanan Negara (Minister of State Security) Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Chen Yi Xin, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/3).
Pertemuan tingkat tinggi ini difokuskan pada penguatan stabilitas keamanan regional dan kerja sama strategis antarnegara sahabat.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, mencerminkan kedekatan hubungan bilateral yang kian solid antara Jakarta dan Beijing. Dalam kesempatan tersebut, Chen Yi Xin menyampaikan harapan Tiongkok untuk mempererat kolaborasi dengan negara-negara mitra demi menjaga stabilitas keamanan di Asia maupun dunia.
Menanggapi harapan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan kembali pandangan Indonesia mengenai vitalnya stabilitas kawasan. Menurut Presiden, keamanan yang terjaga merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.
“Presiden Prabowo menyambut baik harapan MSS untuk dapat meningkatkan kerja sama bagi keuntungan kedua negara,” demikian pernyataan resmi melalui unggahan @sekretariat.kabinet.
Kolaborasi Intelijen dan Visi Multipolar Kunjungan ini juga menandai peningkatan koordinasi antara kementerian keamanan Tiongkok dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
Langkah ini menjadi bagian integral dari kebijakan luar negeri Presiden Prabowo yang bervisi memperkuat keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global pada tatanan multipolar.
Melalui peran aktif di berbagai dimensi hubungan internasional, Indonesia berupaya memitigasi risiko keamanan sekaligus mengoptimalkan peluang kerja sama strategis. Dalam pertemuan penting ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Kepala BIN, Jenderal TNI (Purn) M. Herindra.
Pertemuan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan transnasional yang kian kompleks.














