JurnalPatroliNews – Jakarta – Ketajaman intelijen dan kewaspadaan personel TNI Angkatan Laut kembali membuahkan hasil dalam perang melawan narkotika.
Tim Pengamanan (PAM) Pelabuhan Kodaeral X berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ganja saat pengamanan calon penumpang KM Gunung Dempo di Pelabuhan Jayapura, Minggu dini hari (30/3/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial EL yang kedapatan membawa 15 bungkus plastik berisi ganja seberat kurang lebih 200 gram.
Pelaku diringkus saat petugas mencurigai gerak-geriknya di area keberangkatan penumpang menuju Nabire.
Modus Kurir dan Jaringan Pengedar Berdasarkan pendalaman awal, tersangka EL mengaku berperan sebagai kurir dengan imbalan sebesar Rp7.000.000 dari seorang pemilik barang berinisial MW.
Ironisnya, tersangka mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan kali keempat dirinya menyelundupkan ganja dengan rute dan pemberi perintah yang sama.
“Hasil pemeriksaan mengungkap pola distribusi yang memanfaatkan jalur transportasi laut. Tersangka diperintahkan membawa barang haram tersebut dari Jayapura untuk diedarkan kembali di wilayah Nabire,” tulis keterangan resmi TNI AL, Selasa (31/3).
Sinergi Penegakan Hukum Keberhasilan ini merupakan implementasi nyata dari instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan pintu masuk laut.
TNI AL memastikan pelabuhan tidak akan menjadi celah bagi peredaran barang terlarang yang merusak generasi bangsa.
Sebagai tindak lanjut proses hukum, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diserahkan kepada Satuan Narkoba Polresta Jayapura. TNI AL akan terus bersinergi dengan kepolisian untuk mengejar dalang utama di balik jaringan penyelundupan ini.














