Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul


JurnalPatroliNews – Jakarta –  Kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto di Seoul, Korea Selatan, disambut hangat dan penuh antusias oleh diaspora Indonesia, Selasa malam, 31 Maret 2026.

Setibanya di hotel tempatnya bermalam, suasana lobi dipenuhi warga Indonesia yang ingin menyapa langsung kepala negara. Dua anak Indonesia yang mengenakan busana tradisional tampak maju menyambut Prabowo dan menyerahkan rangkaian bunga sebagai simbol penghormatan sekaligus ucapan selamat datang.

Prabowo menerima bunga tersebut dengan senyum ramah, seraya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari diaspora Tanah Air di negeri orang.

Antusiasme juga datang dari kalangan mahasiswa Indonesia di Korea Selatan. Khairul, mahasiswa magister di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST), mengaku bangga dapat bertemu langsung dengan Presiden.

Ia bahkan sempat berbincang singkat dengan Prabowo yang memberikan motivasi untuk menyelesaikan studinya. “Tadi beliau tanya saya belajar di mana, kemudian beliau juga menyemangati saya untuk bisa menyelesaikan studi saya,” ujarnya.

Hal serupa dirasakan Pujianti, mahasiswa doktoral di Seoul National University asal Nusa Tenggara Timur. Ia mengaku terharu sekaligus bangga bisa bertemu langsung dengan Presiden di perantauan.

“Terus terang sangat bangga, karena saya berasal dari Nusa Tenggara Timur yang sangat sulit untuk ke Jakarta untuk melihat Bapak Presiden. Tapi saya bisa bertemu beliau di tempat saya menuntut ilmu,” tuturnya.

Sementara itu, Rima, diaspora Indonesia yang telah lama menetap di Korea Selatan, juga mengungkapkan rasa haru dan kebahagiaannya. Ia menyebut momen tersebut sebagai pengalaman yang tak terlupakan.

“Dari kemarin saya sampai tidak bisa tidur. Luar biasa sekali. Suatu kehormatan saya bisa diundang oleh KBRI untuk menyambut Bapak Presiden,” ucapnya.

Kunjungan Prabowo ke Korea Selatan menjadi momentum penting tidak hanya dalam agenda kenegaraan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warga Indonesia di luar negeri.