Polandia Tolak Permintaan AS Kirim Rudal Patriot ke Timur Tengah


JurnalPatroliNews – Jakarta — Pemerintah Polandia menegaskan tidak akan memindahkan sistem pertahanan udara Patriot ke kawasan Timur Tengah, meski mendapat permintaan dari Amerika Serikat untuk mendukung menghadapi ancaman dari Iran.

Laporan media setempat menyebutkan, Washington meminta Warsawa meminjamkan sedikitnya dua sistem Patriot lengkap dengan rudal PAC-3 MSE yang sebelumnya dibeli Polandia. Namun, permintaan tersebut ditolak.

Menteri Pertahanan Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz, menegaskan bahwa seluruh sistem pertahanan tersebut difokuskan untuk melindungi wilayah udara nasional serta memperkuat pertahanan sayap timur NATO.

Ia menekankan bahwa tidak ada rencana untuk memindahkan sistem tersebut ke wilayah lain. Menurutnya, keamanan nasional Polandia tetap menjadi prioritas utama, dan sikap tersebut telah dipahami oleh negara-negara sekutu.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengklaim bahwa negaranya memiliki persediaan senjata yang “tidak terbatas”. Namun, perkembangan konflik di Timur Tengah menunjukkan tantangan yang masih dihadapi Washington.

Serangan militer yang dilakukan AS bersama Israel pada akhir Februari dilaporkan belum sepenuhnya menghentikan kemampuan Iran dalam melancarkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di kawasan tersebut.

Sejak eskalasi konflik meningkat, dilaporkan sejumlah personel militer AS tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Iran. Selain itu, serangan rudal dan drone juga disebut merusak sejumlah aset militer penting, termasuk radar dan pesawat peringatan dini.

Sebelumnya, Trump juga melontarkan kritik terhadap sejumlah negara anggota NATO di Eropa yang menolak mengirim kapal perang untuk mengamankan Selat Hormuz. Ia bahkan sempat mengancam akan menarik Amerika Serikat dari aliansi tersebut, yang pernah ia sebut sebagai “macan kertas”.

Penolakan Polandia ini mencerminkan dinamika baru dalam hubungan aliansi Barat, di tengah meningkatnya tekanan geopolitik global.