Mensos Klarifikasi Isu 11 Juta Peserta BPJS PBI Nonaktif


JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi mengenai 11 juta peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang disebut nonaktif.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, perbedaan angka 11 juta peserta nonaktif dan 106 ribu peserta yang telah diaktifkan kembali bukan berkaitan dengan batas waktu atau deadline pembayaran, melainkan merujuk pada kelompok peserta yang berbeda.

Menurutnya, sebanyak 106 ribu peserta yang kembali aktif merupakan pasien dengan penyakit katastropik yang membutuhkan perawatan berkelanjutan, sehingga status kepesertaannya diaktifkan secara otomatis.

“Yang 106.000 itu otomatis, yakni mereka yang memiliki penyakit katastropik dan memerlukan perawatan berkelanjutan, sehingga langsung diaktifkan kembali,” ujar Saifullah Yusuf di Gedung DPR, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, angka tersebut hanya sebagian kecil dari total sekitar 11 juta peserta yang sebelumnya dinonaktifkan. Meski demikian, peserta lainnya tetap mendapatkan layanan kesehatan apabila membutuhkan perawatan.

“Sisanya dari 11 juta lebih itu tetap diberikan pelayanan kesehatan, baik di fasilitas kesehatan maupun rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Gus Ipul juga menegaskan bahwa tidak ada ketentuan tenggat waktu pembayaran bagi kelompok peserta tersebut. Pemerintah, kata dia, justru memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, sementara mekanisme pembiayaan akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Kesehatan bersama BPJS Kesehatan.

Selain itu, ia memastikan hingga saat ini tidak terdapat laporan penolakan pasien dari kelompok tersebut di fasilitas layanan kesehatan. Pemerintah pun mengimbau seluruh rumah sakit untuk tetap memberikan pelayanan, mengingat layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.